Monday, September 2, 2019

KPK Imbau Segel Ruang Kerja Bupati Muara Enim Tidak Dirusak

Team Pengusutan Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) menyegel ruangan kerja Bupati Muara Enim H Ahmad Yani. Penyegelan dikerjakan sesudah KPK mengadakan operasi tangkap tangan (OTT) pada Ahmad Yani serta tiga orang yang lain.

Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan menyarankan supaya tidak ada beberapa pihak yang mengakibatkan kerusakan ‎segel KPK itu. Terhitung, tidak masuk beberapa tempat yang sudah disegel Team KPK.



"Kami konfirmasi ada juga beberapa ruang yang disegel di Sumsel. Kami peringatkan supaya beberapa pihak di tempat itu tidak mengakibatkan kerusakan atau memasukin zone itu," kata Basaria saat di konfirmasi Okezone, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga : Nilai Rata-Rata

Seperti didapati, Team Pengusutan KPK mengadakan OTT di Kabupaten Muara Enim serta Kota Palembang, Propinsi Sumatera Selatan, pada Selasa pagi hari barusan.

Team KPK amankan empat orang yang salah satunya Bupati Muara Enim H Ahmad Yani, petinggi wilayah, serta faksi swasta.

Tidak hanya amankan empat orang, Team KPK mengambil alih tanda bukti berbentuk uang sebesar USD35.000. Uang itu disangka suap berkaitan project pembangunan punya Dinas Pekerjaan Umum (PU).

Sekarang Team KPK sudah bawa empat orang itu ke Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Keempatnya sedang jalani kontrol dengan intens.

Baca Juga : Menghitung Nilai Rata-Rata 

Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk memastikan status hukum beberapa pihak yang ditangkap itu. Gagasannya KPK langsung mengadakan konpers‎ di hari ini.

Team Pengusutan Komisi Pembasmian Korupsi (KPK) amankan empat orang dalam operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim serta Kota Palembang, Propinsi Sumatera Selatan, pada Selasa (3/9/2019) pagi hari. Empat orang itu salah satunya Bupati Muara Enim H Ahmad Yani, petinggi wilayah, serta faksi swasta.

Tidak hanya amankan empat orang, Team KPK mengambil alih tanda bukti berbentuk uang sebesar USD35.000. Uang itu disangka suap berkaitan project pembangunan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU).

"KPK amankan uang seputar USD35.000. Kami sangka uang ini berkaitan project di Dinas PU ditempat," kata Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan saat di konfirmasi Okezone, Selasa (3/9/2019).

Baca Juga : Menghitung Nilai Rata-Rata

Sekarang Team KPK sudah bawa empat orang itu ke Gedung Merah Putih KPK di Jalan Kuningan Persada, Jakarta Selatan. Keempatnya sedang jalani kontrol dengan intens.

Sesuai dengan hukum acara yang berlaku, KPK memiliki waktu 1x24 jam untuk memastikan status hukum beberapa pihak yang ditangkap itu. Gagasannya KPK langsung mengadakan konpers‎ di hari ini.

BPJS Kesehatan Terapkan Sistem Autodebit

Tubuh Pelaksana Agunan Sosial (BPJS) Kesehatan mengaplikasikan skema pembayaran iuran harus autodebit. Ini jadi usaha untuk tingkatkan kepatuhan peserta dalam membayarkan iuran.

Autodebit adalah skema debet automatis dari rekening nasabah, hingga saldo akan menyusut pada tanggal pembayaran iuran yang diputuskan.



"Kami tahun ini lakukan kebijaksanaan mengharuskan pembayaran iuran dengan autodebit pada tiap pendaftaran," tutur Direktur Penting BPJS Kesehatan Fahmi Idris dalam rapat dengan Komisi IX serta Komisi XI DPR di Jakarta, Senin (2/9/2019) malam.

Baca Juga : Penghasilan Tidak Kena Pajak

Keharusan membayar dengan autodebit ini adalah sisi dari 10 gagasan kerja BPJS Kesehatan dalam 5 tahun depan. Diantaranya masalah pengendalian kepatuhan peserta.

Fahmi mengatakan, skema yang telah mulai berjalan tahun ini adalah hasil analisa disertasi dari mahasiswa Kampus Indonesia, hingga dengan skema autodebit itu diinginkan kepatuhan pembayaran dapat bertambah.

"Kita ingin collectabilitas-nya bertambah. Jadi satu diantara usaha untuk turunkan peserta yang menunggak itu dengan autodebit. Jadi kita turuti referensi yang bagus itu," tuturnya.

Diluar itu, dalam gagasan kerja BPJS Kesehatan dikerjakan mitigasi untuk kepatuhan kelas III mandiri atau Peserta Bukan Penerima Gaji untuk membayar iuran.

Baca Juga : Menghitung PTKP

"Ada 4 hal untuk mitigasi, yaitu publikasi langsung serta tidak langsung, meningkatkan akses keringanan pembayaran iuran, mengusahakan kelas III peserta mandiri yang tidak dapat bayar supaya diarahkan ke peserta Penerima Pertolongan Iuran (PBI) serta advokasi ke rumah sakit untuk tingkatkan sarana," tutur ia.

untuk didapati, ke depan pemerintah akan meningkatkan iuran BPJS Kesehatan berlaku semenjak 1 Januari 2020 untuk peserta mandiri. Peserta kelas I jadi Rp160.000 dari Rp80.000 per bulan serta kelas II jadi Rp110.000 dari mulanya Rp59.000 per bulan.

Baca Juga : Menghitung PTKP

Dan kelas III naik jadi Rp42.000 dari mulanya Rp25.500 per bulan. Tetapi, untuk kelas III mandiri kenaikan cuma berlangsung pada peserta PBI, yang memang iurannya dijamin pemerintah. Untuk peserta mandiri kelas III masih diputuskan iuran Rp25.500 per bulan.

Kenaikan ini jadi usaha mengatasi defisit BPJS Kesehatan. Pada 2019 defisit direncanakan sampai Rp32,8 triliun, melebar dari prediksi awal yang sebesar Rp28 triliun.

Pembantu Rumah Tangga Tewas Diserang Anjing Majikannya di Jaktim

Polisi menyebut pemilik anjing yang menyerang pembantu rumah tangga, Yayan (35) sampai meninggal di Jalan Langgar, Cipayung, Jakarta Timur, untuk dicheck. Penyidik ingin tahu ada tidak faktor kelengahan dalam momen itu.

"Jika pemiliknya lidik. Penyelidik telah panggil," kata Kapolsek Cipayung, Kompol Abdul Rasyid waktu di konfirmasi di Jakarta, Selasa (3/9/2019).



Pemilik anjing itu adalah majikan Yayan. Ia diadukan sudah sempat membantu Yayan waktu terserang anjing, tetapi takdir mengatakan lain. Yayan yang disebut wanita asal Cianjur, Jawa Barat, wafat.

Baca Juga : Menghitung Tagihan Listrik

Polisi masih menyelidik masalah itu. Penyidik ingin mengautopsi jenazah Yayan untuk keperluan penyidikan, tetapi suami serta keluarga korban menolaknya.

"Suami serta keluarga istri engga ingin diautopsi, karena itu kami dari penyidik harus membuat pengakuan dari suaminya, dua anaknya serta keluarga istrinya itu. Dari rumah sakit meminta itu," tutur ia.

jenazah Yayan disemayamkan di Cianjur. Keluarga Yayan telah mengikhlaskan kepergian almarhumah hingga malas jenazah diautopsi. “Suaminya korban ya katakan sudah ajal, terima,” kata Rasyid.

Yayan terserang oleh anjing majikan, pada Jumat 30 Agustus 2019. Anjing itu awalannya dikurung dalam kandang, selanjutnya dilepaskan. Celakanya demikian dilepaskan, anjing justru menyerang Yayan. Ia alami cedera di leher, punggung serta dada.

Baca Juga : Tagihan Listrik

Korban langsung dibawa ke rumah sakit, tetapi nyawanya tidak terolong.

eorang pembantu rumah tangga (PRT) bernama Yayan (35) meninggal bersimbah darah sesudah terserang anjing peliharaan majikannya. Momen itu berlangsung di Jalan Langgar, Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Kapolres Metro Jakarta Timur, Kombes Ady Wibowo menjelaskan, anjing itu awalannya dikurung di kandangnya. Kemudian, sang majikan keluarkan anjingnya sebab kasihan ada dalam kandang.

Tidak lama sesudah dilepaskan, Yayan hadir ke tempat serta saat itu juga langsung terserang oleh anjing itu sampai alami beberapa luka di sekujur tubuhnya.

"Karena serangan dari anjing itu korban alami cedera pada leher, punggung serta dada," sebut Ady pada wartawan, Senin (2/9/2019).

Baca Juga : Menghitung Tagihan Listrik

Momen itu berlangsung, Jumat 30 Agustus 2019. Saat itu, sang majikan dan sebagian orang yang lain telah berusaha membantu korban waktu terserang, tetapi anjing itu masih terus melukai badan Yayan.

Yayan langsung dibawa ke rumah sakit tapi nyawanya tidak tertolong. "Korban langsung dibawa oleh saksi ke RS Adhyaksa. Namun sesampai di RS, korban dikatakan sudah wafat," pungkas Ady.

Intip Spesifikasi Bendungan Sidan

Kementerian PUPR sedang membuat Bendungan Sidan di Kabupaten Badung. Bendungan Sidan ini berguna buat konservasi air, pariwisata serta bisa memberi dukungan tersedianya air baku sebesar 1,75 m3/detik untuk Propinsi Bali.

"Pembangunan Bendungan Sidan adalah satu dari 65 bendungan sebagai Project Strategis Nasional (PSN) untuk dibuat pada periode 2015-2019," diambil dari info photo yang diupload di account Instagram @Kemenpupr, Selasa (3/9/2019).



Bendungan Sidan yang dibangun dengan type Zonel ini mempunyai kemampuan sampai 3,82 juta mtr. kubik serta mempunyai Pokok tegak dengan panjang pucuk 158 mtr. dan lebar pucuk 8,5 mtr. yang mana sumber airnya datang dari Sungai Ayung.

Baca Juga : Menghitung BPHTB

Diluar itu Bendungan Sidan dipandang akan mempunyai kekuatan jadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMh) yang nanti dikoordinasikan dengan faksi PLN. Tetapi, walau meski mempunyai kemampuan yang telah lumayan luas Bendungan ini masih kurang untuk penuhi keperluan air baku di Bali untuk yang akan datang, hingga masih ada prediksi pembangunan ini masih berencana untuk meningkatkan beberapa bendungan .

"Dalam prediksi kami masih kurang untuk penuhi keperluan air baku Bali ke depan, hingga kita targetkan untuk membuat beberapa bendungan ," katanya.

Pembangunan Bendung Gerak di Kanal Banjir Barat (KBB) untuk pengaturan banjir Kota Semarang, Jawa Tengah, perkembangannya telah sampai 92 % atau bertambah cepat 27,5 % dari sasaran gagasan per 21 Juli 2019.

Kementerian Pekerjaan Umum serta Perumahan Rakyat (PUPR) dengan setahap serta terintegrasi lakukan perlakuan banjir Kota Semarang dari mulai hulu seperti pembangunan Bendungan Jatibarang sampai ke hilir seperti pembangunan kanal banjir, normalisasi sungai, tanggul rob, stasiun pompa, kolam retensi, terhitung bendung gerak.

Artikel Terkait : Cara Menghitung BPHTB

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dalam tayangan wartawan di Jakarta, Sabtu, menjelaskan, nanti Bendung Gerak Kanal Banjir Barat (KBB) berperan jadi penahan intervensi air laut serta jaga debet air, dan penggelontoran (flushing) sedimen sungai untuk pengaturan banjir di daerah barat Kota Semarang.

“Pada waktu musim hujan, bendung ini akan berperan meredam saluran air sungai yang masuk KBB serta saat elevasi 2,5 mtr., selanjutnya akan disalurkan ke laut. Sesaat waktu musim kemarau, bendung selama 155,5 mtr. itu berperan jadi penampungan air atau memiliki 700.000 mtr. kubii," kata Menteri Basuki merilis situs antaranews, Jakarta, Sabtu (27/7/2019).

Bendung KKB yang mempunyai 4 span pintu ditangani semenjak November 2017 lalu oleh kontraktor PT Adhi Karya serta PT. Minarta Kerja sama Operasi (KSO) dengan nilai kontrak Rp 147,24 miliar.

Bangunan ini diperlengkapi dengan rumah pompa serta rumah menjaga untuk operasionalisasi bendung. Pekerjaan pembangunan direncanakan usai pada November 2019.

Baca Juga : Menghitung BPHTB

Kepala Balai Besar Daerah Sungai Pemali Juana Ruhban Ruzziyatno menjelaskan selesainya pembangunan Bendung Gerak KBB tidak hanya untuk pengaturan banjir bisa menjadi lokasi wisata baru Kota Semarang.

“Tinggi muka air Kanal Banjir Barat bisa dikendalikan hingga dapat digunakan untuk wisata air atau ajang perlombaan seperti perlombaan perahu naga atau dayung. Ditambahkan terpadu dengan pembangunan air mancur menari di Jembatan Sungai KKB (bridge fountain) yang dibuat Pemerintah Kota Semarang,” tuturnya.

Polisi Akan Tes DNA 4 Korban Tewas Kecelakaan di Tol Cipularang

Polisi akan lakukan test DNA untuk mengidentifikasi empat orang korban wafat dalam kecelakaan di Km 91 Tol Cipularang, Purwakarta. Ke empat korban yang belum didapati identitasnya itu wafat dalam kondisi terbakar.

"Sekarang, team dari DVI Polda Jawa barat melakukan proses identifikasi pada empat korban itu," kata Kepala Bagian Humas Polda Jawa barat Kombes Pol Trunoyudo Wisnu Andiko waktu didapati di Mapolda Jawa barat, Selasa (3/8/2019).



Ke empat korban itu sekarang ada di Rumah Sakit Thamrin Kabupaten Purwakarta sekalian menanti proses identifikasi. Cedera bakar pada empat korban mempersulit polisi dalam proses identifikasi.

Baca Juga: Menghitung Dosis Obat 

"Sebab memang lukanya cedera bakar serta butuh pembanding seperti test DNA faksi keluarganya," tuturnya.

Sesaat empat korban yang lain sukses di identifikasi kepolisian. Mereka salah satunya Ngendi Budiyanto (62) masyarakat Tebet, Jakarta Selatan, penumpang mobil Fortuner; Iwan (34) masyarakat Tangerang; Dedi Hidayat (45) masyarakat Kali Baru Barat, Cilincing, Jakarta Utara; serta Hendra Cahyana (64) masyarakat Sunter Agung, Tanjung Priok, Jakarta.

Baca Juga : Dosis Obat

Pada Senin 2 September 2019 siang berita duka menyodok dari Jalan Tol Cipularang. Minimal delapan orang wafat karena kecelakaan berturut-turut yang menyertakan 21 kendaraan dari arah Bandung ke Jakarta itu.

Tempat insiden persisnya ada di Km. 91+400 yang dengan teritorial masuk daerah Desa Cibodas, Kecamatan Sukatani, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Faksi kepolisian sudah mengidentifikasi berkaitan data korban serta kendaraan-kendaraan yang terjebak kejadian itu. 

Baca Juga : Dosis Obat

Di bawah ini hasil identifikasi kendaraan yang terjebak kecelakaan berturut-turut itu, berdasar data faksi kepolisian, Selasa (3/9/2019):

1. Kendaraan dump truck nomer polisi B-9763-UIT.

2. Kendaraan dump truck B-9410-UIU.

3. Kendaraan Toyota Fortuner putih B-1802-BYQ.

4. Kendaraan truck box putih B-9478-GCB.

5. Kendaraan Daihatsu Xenia H-8670-KY.

6. Kendaraan truck Hino B-9714-UYY.

Baca Juga: Cara Menghitung

7. Kendaraan Bis PO Budiman Z-7867-HC.

8. Kendaraan Toyota Avanza D-1780-UM.

9. Kendaraan Mits Box T-9441-E.

10. Kendaraan Hyundai Tucson B-12-AY.

11. Kendaraan Toyota Etios D-1745-ACX.

12. Kendaraan Toyota Avanza D-1889-YS.

13. Kendaraa Toyota Avanza biru D-1306-KM.

14. Kendaraan Toyota Fortuner putih A-1535-ZZ.

15. Kendaraan Honda Freed B-1126-BJJ.

16. Kendaraan Nissan Livina B-2966-BFR.

17. Kendaraan Toyota Rush D-1268-AHK (terbakar).

18. Kendaraan Honda Brio belum teridentifikasi (terbakar).

19. Kendaraan Masda belum teridentifikasi (terbakar).

20. Kendaraan ligth truk D-8349-XI.

"Semua korban wafat ada delapan orang. Empat korban salah satunya telah teridentifikasi. Sedang empat yang lain masih misterius sebab alami cedera bakar," tutur Kapolres Purwakarta AKBP Matrius dalam infonya.

Friday, August 23, 2019

Mahasiswa UI Bawa 2 Piala di Ajang Internasional

Kembali lagi mahasiswa Kampus Indonesia (UI) mengharumkan nama Indonesia di arena internasional. Ada seputar 30 mahasiswa UI jurusan Psikologi yang sukses bawa pulang 2 piala serta titel juara untuk Indonesia dalam bagian seni tari serta musik tradisionil.

Mencuplik web sah UI, Jumat (23/8/19), Team Tari Kencana Pradipa sukses mencatatkan prestasi di Italia dengan mendapatkan Juara Pertama di International Dance and Music Festival – “All Colours of Art”, Fiuggi, Italia dan mendapatkan titel juara paling tinggi, yakni juara umum atau Absolute Grand Prix di 15th Internasional Competition and Festival of Folklore – “Etoiles de Paris” di Prancis.



Pada pencapaian juara umum atau Absolute Grand Prix di 15th Internasional Competition and Festival of Folklore – “Etoiles de Paris” berjalan di Prancis pada 17 Juli 2019 kemarin. Acara itu diadakan di Theatre Le Poc, Salle de Spectacle. Team membawakan 3 dari 7 tarian yang telah disiapkan, yakni tari Padang Persembahan serta Silat Randai dan Ratoeh Jaroe dari Aceh.

Baca Juga : Menghitung Luas Bangunan

Ratoh Jaroe adalah tari kreasi yang datang dari Aceh. Tarian ini sendiri dimainkan penari wanita yang pergi dari faktor kebersamaan serta kepaduan.

Sedang pada arena International Dance and Music Festival – “All Colours of Art”, Fiuggi, Italia berjalan pada tanggal 27 Juli 2019 lalu dikerjakan di Piazza Spada serta Ballroom Ambasciatori Hotel. Kesempatan ini team membawakan 3 tarian yang lain, yakni tari Kuwarga Kersa dari Jawa Barat, Nandak si Samba dari Jakarta, serta tentu saja Ratoeh Jaroe dari Aceh. Tari Kuwarga Kersa serta Nandak si Samba adalah tarian kreasi yang dilandasi oleh tari topeng dari semasing daerahnya.

Hal itu tentu saja memperoleh suport dari beberapa faksi, terhitung dari Kedutaan Besar Republik Indonesia di Paris serta Roma. Team Misi Budaya Kencana Pradipa juga persembahkan 1 tarian, yakni tari Ratoeh Jaroe di KBRI Paris serta 3 tarian pada acara Pisahlah Sambut yang dikerjakan oleh faksi KBRI Roma untuk menghargai beberapa diplomat yang akan kembali pada Indonesia dan diplomat yang baru bekerja di KBRI Roma.

Artikel Terkait : Menghitung Luas Tanah

Bawa bekal waktu kuliah atau kerja dapat jadi satu diantara langkah hidup sehat, baik untuk kesehatan jasmani atau isi dompet. Tapi kadang makanan yang dibawa telah dingin waktu akan dikonsumsi.

Tujuh mahasiswa Fakultas Tehnik Kampus Indonesia (FTUI) angkatan 2014 sukses membuat suatu kotak makan yang bisa menghangatkan makanan. Kotak makan yang bernama Sunny Side Box ini manfaatkan tenaga surya, hingga didalamnya masih hangat.

Hal itu mungkin berlangsung sebab ada peltier pemanas dengan memakai sumber daya pilihan berbentuk panel surya. Inspirasi kotak makan ini hadir dari jumlahnya aduan akan pergantian cita rasa, aroma serta kualitas makanan yang jadikan bekal waktu pergi melakukan aktivitas.

Artikel Terkait : Menghitung Luas Rumah

Karena itu, ke-tujuh mahasiswa yang terdiri atas Arin Wulandari, Bagus Anugrah Ramadhan, Deby Rahma Tsabita, Girindra Chaska Wardana Nimpuno, Hajid Naufal Atthousi, Hanny Banowati Arimbi serta Indira Prianda membuat satu kotak bekal terobosan baru ini.

“Beberapa analisa memberikan jika konsumsi makanan yang telah dingin bisa memunculkan tanda-tanda keracunan makanan. Oleh karenanya, kami mengkreasikan Sunny Side Box dengan keinginan bisa jadi jalan keluar atas keresahan warga. Seperti yang kita ketahui, bawa bekal sudah jadi satu diantara budaya warga di Indonesia – bukan sekedar anak TK tetapi pelajar, mahasiswa sampai karyawan,” tutur Bagus Anugrah seperti diambil dari situs UI, Sabtu (27/7/2019).

Selanjutnya, Bagus memberikan tambahan ia akan lakukan analisa kelanjutan untuk meningkatkan Sunny Side Box baik itu dari bagian material, thermodinamika, nutrisi, serta eksperimen kelanjutan pada pengoperasian alat. Dengan pelajari aspek itu, tehnologi yang diterapkan pada Sunny Side Box semakin lebih maksimal.”

Baca Juga : Menghitung Luas

Sunny Side Box memakai baterei yang mempunyai dua pilihan langkah dalam memanen daya listrik, yakni memakai pengisi baterei berkabel dan panel surya yang bisa menghangatkan makanan sampai 6 jam sepanjang dinyalakan.

Daya listrik yang tersimpan akan diproses oleh Peltier jadi pemanas yang bersentuhan langsung dengan wadah logam untuk menghangatkan makanan.

Karena pengembangannya ini, Sunny Side Box sukses semarak penghargaan Medal Perak pada kelompok Lingkungan Hidup di arena International Science and Invention Fair 2019 yang berjalan pada 21-25 Juni 2019 di Denpasar, Bali.

Pemerintah Harusnya Hukum Pelaku Rasis

uru Bicara Front Rakyat Indonesia untuk Papua Barat, Surya Anta mengkritik langkah pemerintah yang mengirim belasan satuan setingkat kompi (SSK) aparat keamanan ke Papua Barat pasca-kerusuhan di Manokwari dan Sorong, dengan alasan mempertebal pengamanan.

Menurutnya demo diwarnai kerusuhan di Papua Barat dipicu oleh tindakan rasisme terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, Jawa Timur. Seharusnya pemerintah menuntaskan kasus itu dulu untuk meredam amarah rakyat Papua agar tak anarkis.

Baca Juga : Menghitung SHU Koperasi

Tidak hanya itu, Surya juga mengkritik langkah pemerintah yang membatasi akses internet dan media sosial di Papua. Tindakan tersebut dinilai berpotensi melanggar hak asasi manusia (HAM).



"Tidak tepat dan melanggar hak atas informasi, dan sangat berpotensi pelanggaran HAM," ujarnya kepada Okezone, Jumat (23/8/2019).

Kerusuhan yang terjadi di Papua dan Papua Barat diduga didalangi oleh tindakan dugaan persekusi dan rasis kepada mahasiswa Papua di Surabaya. Saat melakukan pengepungan ke Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya, oknum aparat dan ormas diduga melontarkan kata-kata rasis ke warga Papua.

Artikel Terkait : SHU Koperasi Simpan Pinjam

Surya meminta oknum aparat yang diduga melakukan serangan verbal kata-kata rasis dan tindakan represif kepada mahasiswa Papua dapat diproses secara hukum. Menurut dia hal ini sangat perlu supaya memberi efek jera.

"Sangat perlu agar perilaku rasis tidak meluas. Serta ada efek jera. Namun tidak cukup, sebab rasialisme terhadap orang Papua itu berwatak kolonialisme," tegasnya.

Surya menegaskan aparat sudah sering sekali melakukan ujaran rasis kepada mahasiswa Papua. Jadi, peristiwa kali ini bukanlah yang pertama. Penjajahan rasisme ini diduga untuk menghancurkan identitas orang Papua.

Baca Juga : Menghitung SHU Koperasi

"Sudah seringkali aparat melakukan ujaran rasis terhadap mahasiswa Papua. Bukan kali ini saja. Lebih dari 50-an tahun rakyat Papua dijajah ujaran rasis digunakan untuk menghancurkan identitas dan kepribadian orang West Papua," tandasnya.

Kerusuhan pecah di Papua dan Papua Barat dalam beberapa hari ini. Masyarakat tumpah ruah ke jalan untuk memprotes penangkapan dan tindakan rasisme terhadap mahasiswa asal Papua di Surabaya.

Asrama Mahasiswa Papua di Surabaya sempat dikepung massa dari beberapa ormas dan pria berpakaian militer atas tuduhan pembuangan bendera merah putih. Saat itulah, penghuni asrama diduga mendapat serangan verbal kata-kata rasis dan penghinaan.

Tak hanya itu, polisi juga turut serta menembakkan gas air mata ke arah mahasiswa Papua agar mereka keluar dari asrama. Setelah itu aparat langsung menciduk 43 penghuni asrama dengan dalih ingin diperiksa atas dugaan pembuangan bendera merah putih. Polisi lalu melepaskan mereka.

Baca Juga : Cara Menghitung

Tak terima diperlakukan secara represif dan rasis, masyarakat Papua akhirnya turun ke jalan untuk memprotes tindakan tersebut. Tak ayal, dalam demonstrasi itu terjadi kerusuhan yang meliputi pembakaran kantor pemerintahan, blokade jalan dan perusakkan fasilitas umum. Gelombang kerusuhan tercatat masih terjadi hingga kemarin.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kerusuhan yang terjadi di Papua berkaitan dengan peristiwa di Malang dan Surabaya. Sementara itu, Ketua DPR Bambang Soesatyo menduga ada ‘agenda besar’ di balik peristiwa yang terjadi.